TOP NEWS

PERHATIAN.--- Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, blog ini dalam tahap perubahan tampilan. Harap maklum, Terima kasih.

Senin, 23 Agustus 2010

Mengapa Orang Bisa Meninggal dalam Tidur??

Mungkinkah orang meninggal saat tidur, meski tidak menderita penyakit serius? Faktanya mungkin saja. Walaupun tubuh dalam kondisi vit dan sehat, orang bisa menghembuskan nafas terakhirnya di dunia ini.

Dalam kondisi apa seseorang bisa meninggal saat tidur, dan apa penyebabnya?
"Bisa terjadi pada bayi"
>>>Sidroma Kematian Bayi Mendadak (SIDS) adalah topik yg menakutkan bagi calon ibu baru. Menurut American Academy of Pediatric (AAP), SIDS didefinisikan sebagai kematian bayi yg tiba2. Kondisi ini biasanya rentan terjadi pada bayi di bawah usia 1 tahun.
>>>Di Amerika Serikat 2500 kasus SIDS terjadi setiap tahunnya. Sebagian besar kasus SIDS berkaitan dengan posisi tidur bayi. Karena itu, anda perlu memperhatikan beberapa petunujuk berkaitan dengan resiko bahaya yg dihadapi bayi saat tidur. Seperti kehabisan nafas, trergencet, tercekik dan jatuh.
>>>Faktor resiko utama SIDS adalah posisi idur bayi yg tengkurap. Beberapa peneliti memiliki dugaan bahwa posisi tengkurap memberikan tekanan pada rahang bayi sehingga mempersempit jalan napas bayi.
>>>Untuk mencegah hal ini terjadi, baringkan bayi dala posisi terlentang, wajah menegadah ke atas. Dan usahakan bayi tidur dalam boks yg tidak dipenuhi mainan. Jangan meletakkan bantal, boneka, selimut berbulu, atau alat lain di tempat tidur.

Gangguan tidur mematikan

>>>Sleep Apnea atau henti napas sejenak saat tidur akibat terganggunya saluran pernapasan ternyata bisa berakibat fatal,yakni kematian akibat berkurangnyaoksigen pada tubuh. peneliti terkini menunjukkan sleep apnea menigkatkan resiko kematian dini pada orang dewasa dan manula. Hal ini terjadi karena penderita sleep apnea mengalami gangguan sumbatan pernapasan saat tidur hingga bisa terjadi henti napas. gejala ini yg paling mudah dikenali adalah mendengkur.
>>> Menurut hasil penelitian yg dilakukan Dr.Naresh Punjabi, dari John Kopkins University Sdhool of Medicine, Baltimore, AS, gangguan tidur ini meningkatkan resiko kematian hingga 40%. Sleep apnea menyebabkan jumlah oksigen yg beredar dalam tubuh berkurang sehingga jantung bekerja lebih keras. Hal ini jika berlangsung berkepanjangan bisa memicu serangan jantung atau stroke.
>>>Penderita sleep apnea seringkali tidak menyadari gangguan tidur ini. Akibatnya, meski sudah merasa tidur lama, namun saat bangun tidak merasa segar dan mengantuk di siang hari. Jika anda sering mengalami keluhan ini sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

That's all from me_________________thanks

0 komentar: